Prologue
Seorang laki-laki memasuki istana dengan tergesa-gesa.
" Pangeran Gawat..gawat!!!" ucap laki-laki itu terengah-engah.
" Ada apa Ramos??" tanya pangeran Rey, kakak pangeran Joy yang datang karena mendengar teriakan Ramos.
" Ya... Ada apa? Cepat beritahu kami?" timpal Pangeran Joy.
Laki-laki yang dipanggil Ramos itu mengatur napasnya yang tersenggal-senggal. Kemudian mengeluarkan sebuah kaca ajaib yang bisa melihat keadaan kota.
" Lihat ini, Glad...Glademors pangeran, me..mereka telah menghancurkan kota-kota" kata Ramos tergagap.
" APAA..!??" teriak pangeran Rey.
Membuat Ramos mundur berapa langkah saking kagetnya. Namun ia kembali berbicara.
" Mereka bilang, akan terus menghancurkan semua kota bila pangeran tidak mau menyerahkan semua permata itu, dan mereka akan menyihir semua orang menjadi patung!!"
" APAAAAA..!!???" Kali ini pangeran Joy yang berteriak.
Suaranya dua kali lebih keras, membuat Ramos kembali dikagetkan dengan suara super keras yang dihasilkan oleh pangeran Joy. Dia yakin setelah ini telinganya akan mengalami gangguan pendengaran akut akibat duo pangeran itu. Namun dia diam saja mengingat jabatannya hanya seorang menteri keamanan.
" Ja..jadi bagaimana pangeran-pangeran?" tanya Ramos hati-hati, takut pertanyaannya mengundang reaksi berlebihan dari duo pangeran itu.
Kedua pangeran itu hanya diam. Mereka dilanda kebingungan. Negeri Aloeuvera,yang dulunya aman kini menjadi mencekam karena ulah Glademors. Mereka tahu Glademors orang yang sangat licik dan tak main-main dengan perkataannya. Dulunya dia seorang menteri pertahanan di negeri itu. Namun, karena dia mempelajari ilmu sihir yang dapat membahayakan semua orang. Akhirnya dia dipecat dan diusir oleh Raja Oliver, ayah pangeran Rey dan Joy. Tapi rupanya dia menyimpan dendam. Akibat ilmu sesat itu, ia berubah menjadi penjahat dan mengubah semua orang menjadi patung, termasuk Raja Oliver dan Ratu Alicia. Tapi sebelum Glademors mengubahnya menjadi patung, Raja Oliver membuat mantra pelindung di istananya, agar terbebas dari sihir Glademors. Memang bagian istana terlindungi, tapi sebagai gantinya kota-kota di Aloeuvera dihancurkan oleh Glademors dan kini ia mengancam akan mengubah semua penduduk menjadi patung jika tidak diberikan semua permata. Setiap anggota kerajaan memiliki permata. Permata itu ada 4 warna. Warna merah,biru,hijau, dan kuning. Glademors sudah memegang permata warna merah dan kuning milik Raja Oliver dan Ratu Alicia. Para pangeran itu masing-masing mempunyai permata. Warna biru punya pangeran Rey dan warna Hijau punya Pangeran Joy. Tapi akibat kelalaian pangeran Joy, permata berwarna hijau itu hilang entah dimana dan menurut cermin peramal, permata itu jatuh di dunia lain. Hal itu membuat pangeran Joy frustasi. Apalagi Glademors meminta semua permata, agar impiannya dapat terlaksana, yaitu menjadi penguasa kegelapan. Ya.. Bila semua permata disatukan maka dapat mengabulkan permintaan apapun. Makanya sangat berbahaya jika sampai jatuh ke tangan Glademors. Pangeran Joy mengacak rambutnya karena kesal. Ia kesal karena kelalaiannya dulu, berdampak buruk bagi semuanya. Tapi disatu sisi ia tak mau disalahkan, karena ia menganggap salah Ayahnya, yang memberinya permata ketida dia berumur 6 tahun. Yang pastinya dia tak mengerti apa-apa. Memang ego pangeran Joy agak tinggi dibanding kakaknya sehingga dia tak suka disalahkan, meskipun ia salah dan orang lain benar. Dulu kalau ada yang memarahinya soal hilangnya permata hijaunya. Ia selalu melontarkan, salah Ayahnya karena memberikannya pada waktu kecil yang tak mengerti apa-apa. Tapi alasan yang dilontarkan pangeran Joy terkesan dibuat-buat karena kenyataan bahwa pangeran Rey yang diberi permata pada umur 5 tahun bisa menjaga permata itu hingga sekarang. Semua terdiam, sibuk dengan pikiran masing-masing.
" Apa yang musti kita lakukan, kalau begini?" ujar Pangeran Joy.
Dibandingkan dengan pangeran Joy, pangeran Rey lebih tenang dalam menangani masalah. Tidak seperti pangeran Joy yang mondar-mandir tidak jelas seperti gosokan.
" Hei... Aku pernah mendengar Sebuah mitos dari Ayah" kata Pangeran Rey tiba-tiba.
" Apa?"
" Ayah mengatakan bahwa akan ada masa dimana datang kehancuran dimana empat buah permata ditangan orang jahat, dan tidak ada seorang pun yang dapat menyelamatkan kecuali satu orang..." Pangeran Rey menghentikan perkataannya. " Yaitu diamond princess!" " Diamond princess? Bagaimana caranya?"
" Semua permata harus terkumpul" jawab Pangeran Rey.
Pangeran Joy terdiam. Itu artinya ia harus mencari permata hijaunya itu, agar nantinya dapat memunculkan diamond Princess. Apalagi kakaknya terus menatapnya seolah mengatakan cepat-cari-sekarang-juga. Akhirnya setelah berpikir panjang demi terselamatkan negerinya, ia pun bersedia.
" Baik aku akan mencarinya!"
| |
|